Jakarta – TikTok kembali mempertahankan posisinya sebagai aplikasi paling banyak diunduh di Indonesia, menurut laporan terbaru yang dilansir dari We Are Social (Februari 2025). TikTok terus menjadi pilihan utama pengguna di Tanah Air, diikuti oleh CapCut dan ShopeePay. Format video pendek TikTok yang menarik, algoritma cerdas yang menyesuaikan preferensi pengguna, serta fitur belanja langsung melalui TikTok Shop semakin memperkuat daya tariknya. Sebuah studi dari Kompas menunjukkan bahwa TikTok menjadi platform utama bagi Gen Z di Indonesia dalam mencari informasi dan hiburan, melampaui YouTube dan Instagram.
Daftar 10 Aplikasi Paling Banyak Diunduh di Indonesia (Februari 2025)
- TikTok (Bytedance)
- CapCut (Bytedance)
- ShopeePay – Bayar & Transfer (SEA Group)
- Instagram (Meta)
- Facebook (Meta)
- WhatsApp Messenger (Meta)
- Shopee (SEA Group)
- DANA (ESPAY Debit Indonesia Koe)
- WhatsApp Business (Meta)
- Telegram (Telegram)
Dominasi Bytedance dan Meta di Pasar Aplikasi
Bytedance dan Meta masih menjadi pemain utama di industri aplikasi Indonesia. TikTok dan CapCut terus mendominasi, sementara Meta mempertahankan posisi kuatnya dengan Instagram, Facebook, dan WhatsApp. Popularitas WhatsApp Business juga menandakan semakin banyak UMKM yang mengadopsi platform digital.
Daftar 10 Game Paling Banyak Diunduh di Indonesia (Februari 2025)
- Free Fire (Garena)
- Mobile Legends: Bang Bang (Moonton)
- My Superstore Simulator (OneSoft Global PTE. LTD.)
- Roblox (Roblox Corporation)
- Stickman Party (PlayMax Game Studio)
- Mini Games: Calm & Relax (Inspired Square FZE)
- EA Sports FC Mobile 24 Soccer (Electronic Arts)
- Football League 2023 (Mobile Soccer)
- Sakura School Simulator (Garusoft)
- Ludo King (Gametion Technologies)
Free Fire dan Mobile Legends Masih Memimpin
Seperti tahun-tahun sebelumnya, Free Fire dan Mobile Legends tetap menjadi game yang paling banyak dimainkan di Indonesia. Menurut data dari We Are Social, Free Fire mencatat peningkatan unduhan sebesar 12% dibandingkan tahun lalu, sementara Mobile Legends mengalami kenaikan sebesar 8%. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun banyak game baru bermunculan, kedua game ini masih memiliki basis pemain yang kuat dan terus bertumbuh.
Selain dua game besar ini, tren baru muncul dengan naiknya popularitas game My Superstore Simulator dan Mini Games: Calm & Relax, yang menunjukkan minat pengguna terhadap game simulasi dan kasual. Game sepak bola juga mendapat perhatian besar, dengan EA Sports FC Mobile 24 Soccer dan Football League 2023 masuk dalam daftar.
Baca : Daftar Game Nomor 1 Di Indonesia
Kesimpulan: Media Sosial, Fintech, dan Game Mobile Mendominasi
Laporan We Are Social (Februari 2025) memperlihatkan bahwa aplikasi media sosial, fintech, dan e-commerce masih menjadi kategori paling populer di Indonesia. Dengan pertumbuhan pengguna yang terus meningkat, tren ini diperkirakan akan berlanjut dalam satu hingga dua tahun ke depan. Faktor utama yang mendukung pertumbuhan ini termasuk semakin luasnya akses internet, meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap transaksi digital, serta inovasi fitur yang membuat pengalaman pengguna semakin menarik.
Dengan TikTok dan CapCut dari Bytedance masih memimpin, serta dominasi Meta dan pertumbuhan pesat dompet digital, tren ini kemungkinan besar akan terus berkembang dalam beberapa bulan ke depan. Di industri game, Free Fire dan Mobile Legends masih menjadi pilihan utama, sementara game kasual dan simulasi mulai menarik perhatian lebih banyak pengguna.
Leave a Comment